PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP KEMAMPUAN META KOGNISI DITINJAU DARI SELF EFFICACY PADA MATA PELAJARAN IPAS DI MIN 2 BANDAR LAMPUNG
Keywords:
Differentiated Learning Models, Self-Efficacy, Metacognitive Ability, IPASAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan metakognitif siswa ditinjau dari efikasi diri pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan metakognitif siswa yang diduga disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode Quasy Experimental dengan rancangan Posttest-Only Control Design. Sampel terdiri dari dua kelas IV MIN 2 Bandar Lampung yang dipilih secara acak, yang ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes esai untuk menilai kemampuan metakognitif dan angket untuk mengukur efikasi diri. Data dianalisis menggunakan Two-Way Annova dengan taraf signifikansi 5% (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan metakognitif ditinjau dari Efikasi Diri (Sig. 0,009); (2) tidak terdapat pengaruh langsung yang signifikan antara Self-Efficacy terhadap kemampuan metakognitif (Sig. 0,202; dan (3) terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran berdiferensiasi dan Self-Efficacy terhadap kemampuan metakognitif (Sig. 0,009). Dengan demikian, interaksi antara model pembelajaran dan self-efficacy secara bersama-sama memberikan kontribusi terhadap peningkatan kemampuan metakognitif siswa kelas IV MIN 2 Bandar Lampung.

